Minggu, 20 Juli 2014

The Other Story Only I Didn't Know


Sadar bahwa Tuhan masih menyimpan rahasianya untuk kita, aku tak bisa melawan. Berbagai cara yang tuhan tunjukkan padaku, menghalangiku mengobati rindu ini. Rasanya hanya bisa berpasrah.


Aku tak butuh banyak kata saat ini, aku menikmati semua kebisuan kita. Menemanimu dalam diam, memandangimu dalam senyap. Ini sudah cukup, kumohon Tuhan, kumohon..... Bekukan waktu. Aku ingin mendekap momen ini untuk selamanya tanpa pernah takut waktu berlalu....


Ketika rindu yang tak seharusnya ada ini datang menyapa, aku hanya bisa berusaha sekuat mungkin menahannya. Karna ku tau, mengenyahkannya adalah hal yang sia-sia. Kadang, aku menyakiti diriku sendiri untuk percaya pada janji janji kecil yang kamu buat. Mempercayainya, solah-olah semua itu akan tiba pada saatnya nanti. Dan terkadang, ketika aku kembali tegar untuk hadapi kenyataan, seketika kamu robohkan semuanya dengan hadir dalam mimpiku. Entah untuk yang keberapa kali kamu hadir disana!.
Tuhan, kapankah semua kisahku tentangnya akan berakhir?
Continue reading...

Jumat, 13 Juni 2014

Prolog Hati Akhir


Seperti sedang bermain tebak-tebakan dengan sang takdir. Aku gak pernah mengerti apa yang coba takdir sembunyikan dariku, dan aku juga gak pernah tahu kejutan apa yang coba takdir berikan untukku.

Hari itu, hari dimana setelah sekian lama akhirnya kita bertemu lagi. Aku menunggumu di parkiran motor, karena terlalu lama akhirnya aku putuskan untuk berjalan jalan sebentar . Tak seberapa lama sms darimu bilang kalo kamu sudah ada di satu lantai dari lantai tempatku berada sekarang. Selama di eskalator aku tak berhenti berdoa, menenangkan batinku yang mulai bergetar hebat. Dan untuk pertama kalinya aku melihatmu, kamu tersenyum dan rasanya seperti ada jutaan kupu-kupu dalam perutku. Tuhan... Aku tak percaya ini, akhirnya aku bisa bertemu dengannya lagi, berada didekatnya, dan mendengar suaranya. Kamu mengajakku pergi dari tempat itu, kita pindah ke mall yang lain. Saat itu kita berada di  outlet serba jepang, aku melihatmu sedang sibuk mengamati barisan file dan binder yang ada di rak, aku ingin mendekat, tapi langkahku terhenti. Entah kenapa, aku senang menatap punggungmu dari kejauhan. Aku menyukainya... Dan momen-momen bisu saat kita ada di dalam mobil, aku begitu menikmatinya. Aku merasa, masih ada sosok Oci tersisa dari yang pernah aku kenal dulu. 
Continue reading...

Prolog Hati Mula


Aku tak pernah faham darimana perasaan ini berasal, yang aku tahu kamu selalu ada disaat dulu aku patah hati. Saat aku menangis di gelapnya malam, kamu datang dan ajakku duduk diluar melihat taburan bintang sambil temaniku dalam diam. Kita tak pernah bicara banyak, karena aku tahu kamu pendiam dan kamu tak suka bicara. Tapi aku nyaman, karna aku memang tak pernah butuh orang yang bisa seenaknya mengomentariku dan sok menasehatiku. Sejak saat itu duniaku berubah, keberadaanmu membuatku benar-benar merasa memiliki sesorang yang bisa jadi tempat untukku bersandar. Dan sejak saat itu, aku mulai menyayangimu seperti seorang kakak bagiku.

Begitupun kamu, kamu jadi sosok yang menyenangkan, kamu mulai mau banyak bicara denganku. Bercerita tentang kehidupan dan gadis yang kamu suka sejak kelas 9 itu. Dengan senang hati aku mendengarkan setiap ceritamu, Menghabiskan waktu berjam-jam di telpon ataupun mencuri-curi waktu di sela-sela bimbel di hari sabtu lewat notes yang dikirim via bluetooth. Aku menjadi orang yang pertamakali bahagia saat kamu bilang kamu sudah jadian dengannya, dan aku juga menjadi orang pertama yang terluka saat kamu bilang bahwa akhirnya kalian berdua harus berpisah.
Continue reading...

Kamis, 17 April 2014

The Story Only I Didn't Know


Let time heals my scar! I don't know why, when you reply back my text I see a little hope there even I know it was illusion...
You never have same feeling like me, there's no my name in ur heart and you never feel guilty about me!


Kadang aku berpikir, apa yang bisa menghubungkanku dengamu?. Membuatku mampu menjangkau duniamu yang ada di luar batasku. Kenapa kamu begitu jauh?, kenapa aku hanya bisa mendongak untuk melihatmu? Dan menjaga agar air mata ini tak terjatuh. Aku menyukai segalanya yang ada padamu, aku sangat menyukaimu. Aku berjuang keras melawan nyatanya duniaku, melawan logikaku, dan aku terjatuh. Aku dan perasaanku terluka, tapi kamu tak pernah tahu.
Continue reading...
 

Miss Double N's Story Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template In collaboration with fifa
and web hosting